en
en
id
my
ph
th
vn
kh
RSG Ungkap Plus Minus Pemisahan MPL MY/SG
Esports ID
28 May 2021 10:50

Untuk kali pertama, MPL di Singapura dan Malaysia yang biasanya digabung jadi MPL MY/SG kini dilangsungkan terpisah. Setelah 6 season berlalu, MPL di Malaysia dan Singapura menemukan juaranya sendiri.

MPL SG dimenangkan oleh EVOS SG dan RSG jadi runner up. Kedua tim merupakan rival panjang yang sudah mendominasi MPL MYSG sejak beberapa musim kebelakang. Terkait pemisahan MPL MY/SG, representasi RSG yakni Sync & Ly4ly4ly4 punya pendapat. Mereka melihat format ini punya plus minus bagi perkembangan skena esports di Singapura.

Misalnya, dengan MPL yang terpisah, lebih banyak tim lokal baru yang ikut serta. Alhasil, pemain-pemain yang sebelumnya tak dapat panggung bisa tampil di MPL. Meski begitu, harus diakui terdapat perbedaan level yang tinggi antara tim baru di MPL SG dengan dua veteran MPL macam EVOS SG dan RSG.

"MPL Singapura kali ini adalah langkah pertama untuk skena esports Singapura. Karena sebelumnya kami selalu bermain melawan tim MPL Malaysia juga. Dengan punya MPL sendiri, akan menumbuhkan esports kami, juga menumbuhkan tim-tim lokal, memberikan pengalaman dan memoles mereka jadi tim yang lebih baik" ucap Ly4ly4ly4 kepada Esports.ID.

Sync menambahkan sebagai berikut, "Kebanyakan dari kita (peserta MPL SG) adalah pemain esports paruh waktu, jadi dalam lingkup pengalaman kita semua sedikit kurang pengalaman dibandingkan pemain esports dari region lain. Namun, sekarang pemain lokal kami sudah bermain cukup baik dan aku yakin kalau ada turnamen lain kedepannya, kita akan bermain lebih baik dan skena esports kami akan lebih menarik".

Namun, harus diakui, RSG merasa kurang persiapan untuk MSC 2021 karena mereka melawan peserta yang secara level di bawah mereka. Sehingga, RSG akan melakukan banyak scrim dengan lawan dari Indonesia dan Filipina.